Edukasi

Vapers Wajib Tahu : Mengungkap Rahasia di Balik PG dan VG dalam Liquid Vape

Mengenal PG VG Liquid Vape

Apakah kamu pernah bertanya-tanya mengenai kandungan apa saja yang terdapat dalam liquid vape? Salah satu kandungan yang perlu diketahui adalah PG dan VG. PG VG liquid merupakan campuran cairan tak berbau yang terdiri dari beberapa varian rasa untuk menciptakan liquid vape yang nikmat.

Namun, tahukah kamu apa sebenarnya kedua kandungan tersebut dan bagaimana rasio yang ideal untuk menghasilkan vape yang sempurna? Bagi kamu yang masih penasaran, kami akan memberikan informasi menarik berikut ini.

Apa Itu PG VG Liquid?

PG VG liquid adalah senyawa organik yang aman dan tidak beracun untuk dikonsumsi. Kedua kandungan ini termasuk dalam kelas kimia alkohol, tetapi tidak bersifat memabukkan. Meskipun merupakan kombinasi sempurna dalam produk liquid vape, keduanya memiliki perbedaan masing-masing.

Perbedaan yang dapat ditemukan pada PG VG liquid meliputi bahan pembuatannya, penggunaan rasio yang berbeda saat dicampur, serta kelebihan dan kekurangannya. Menarik, bukan? Lalu, apa saja perbedaannya?

1. Propylene Glycol (PG)

Propylene glycol atau PG adalah senyawa kimia non organik yang mengandung alkohol. Umumnya PG memiliki karakteristik yang cukup kental, tidak berwarna, tidak memiliki bau, dan hampir tidak berasa. Penggunaan PG berperan dalam menjaga kelembapan liquid agar vape tidak mudah kering.

Zat ini banyak digunakan dalam produk kosmetik, perawatan kulit, pasta gigi, produk pembersih, dan media lainnya. Beberapa produk makanan dan minuman juga menggunakan PG untuk mencegah kerusakan atau pengeringan.

Apakah Zat PG Aman di Konsumsi?

Meskipun zat PG bisa digunakan dalam produk kosmetik, tidak perlu khawatir dengan zat ini. PG sendiri aman untuk dikonsumsi dan tidak berbahaya sebagai zat adiktif dalam liquid vape. Alasannya adalah PG diproduksi di laboratorium. Menghirup PG melalui liquid vape juga aman untuk dikonsumsi melalui mulut.

PG berasal dari biodiesel dan sangat tidak dianjurkan jika digunakan sebagai campuran makanan atau food grade. Namun, yang perlu Anda ketahui, PG dalam liquid hanya berfungsi untuk mempermudah mengonsumsi vape. Dengan kata lain, vapers tidak perlu mengocok botol setiap kali ingin menggunakan liquid.

Kelebihan ini akan memastikan bahwa semua kandungan dalam liquid vape tercampur dengan merata dan menghasilkan rasa yang nikmat. Selain itu, PG juga dapat menghasilkan uap yang terlihat saat vape dipanaskan.

Selain itu, penggunaan PG dalam liquid vape memberikan aroma pada liquid. Zat PG merupakan pelarut yang larut dalam PG, sehingga memberikan aroma pada liquid. Suspensi PG juga lebih efektif dalam menghasilkan rasa dalam liquid. Sebagai hasilnya, ketika dihirup, PG memberikan sensasi seperti merokok.

PG juga memiliki sifat antimikroba, yang berarti dapat mencegah pertumbuhan mikroba dalam liquid. Hal ini disebebabkan PG adalah zat yang diproduksi untuk membunuh atau mencegah pertumbuhan mikroba dan bakteri.

PG VG Liquid Vape

Baca Juga : Wajib Punya! Device Vape Untuk Pemula Wanita

2. Vegetable Glycerine (VG)

Vegetable glycerine atau VG adalah cairan kental yang berasal dari bahan alami. VG dibuat dari minyak nabati dengan mencampurkan alkali dengan minyak tersebut.

Selain digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan liquid vape, VG juga memiliki banyak aplikasi lainnya. Misalnya, VG digunakan sebagai pengganti gula sebagai pemanis, dalam produk kecantikan, makanan hewan, sabun, dan krim tangan.

VG adalah zat yang digunakan untuk pengemulsi, pembasah, dan pelarut yang kuat dalam liquid. Oleh karena itu, penggunaan VG dalam jumlah yang lebih banyak pada liquid akan menghasilkan uap yang lebih tebal dan kental.

VG memiliki karakteristik tidak memiliki aroma dan memiliki sedikit rasa manis. Rasa manis ini bukanlah rasa non-kalori, tetapi memiliki indeks glikemik rendah. Itulah sebabnya VG sering digunakan bersamaan dengan pemanis lainnya.

VG memiliki kekentalan yang lebih tinggi dibandingkan dengan PG. Hal ini membuktikan bahwa VG memiliki peran yang sedikit berbeda ketika digunakan sebagai kandungan dalam liquid.

Apakah zat VG aman dikonsumsi?

Meskipun sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi langsung zat VG sendiri aman untuk dikonsumsi karena terbuat dari bahan yang alami. Dalam beberapa kasus, penggunaan VG dapat menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang alergi terhadap PG. Namun, bagi mereka yang alergi terhadap minyak sawit atau minyak kelapa, VG dapat menjadi berbahaya. Selain itu, bagi penderita diabetes, mengonsumsi VG dapat menyebabkan masalah pada metabolisme. Namun, tidak perlu khawatir, karena PG memiliki tingkat toksisitas yang rendah dan dapat meminimalkan iritasi kulit dan mata saat dikonsumsi.

Pengaruh Perbedaan Rasio dalam PG VG Liquid

Liquid vape sering menggunakan kombinasi PG VG liquid. Kedua kandungan ini adalah cairan kental yang memiliki komposisi molekul yang mirip dengan alkohol. Namun, yang perlu diperhatikan adalah rasio PG VG liquid yang digunakan, karena dapat membuat perbedaan yang signifikan pada vape yang dihasilkan.

Lalu, apa yang membedakan kedua kandungan ini?

Ternyata, PG dan VG memiliki rasa dan komposisi yang berbeda. Kedua kandungan ini memberikan sensasi yang berbeda ketika dihirup dan melewati kerongkongan.

Liquid yang memiliki rasio PG VG liquid yang tinggi akan memiliki lebih banyak VG daripada PG. Sementara jika rasio PG dan VG rendah, akan terdapat lebih banyak PG daripada VG.

Namun, ada juga liquid yang hanya menggunakan salah satu kandungan saja. Bahkan, ada juga yang menggunakan rasio 50:50 untuk mencapai keseimbangan manfaat dari kedua kandungan tersebut.

Zat PG VG Vape

Baca Juga : Rekomendasi 5 Liquid Terenak dari Emkay Tahun 2023

Penggunaan Kandungan VG Liquid yang Tinggi

Kandungan VG yang tinggi akan memberikan rasa yang manis pada liquid. Bahkan tanpa tambahan sukralosa, liquid tersebut akan tetap terasa manis. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika liquid dengan kandungan VG yang tinggi lebih ramah terhadap coil atau elemen pemanas pada alat vape. Selain itu, rasa manis yang dihasilkan oleh VG juga dapat mengurangi sensasi sakit di tenggorokan saat menghirup vape. Liquid dengan kandungan VG yang tinggi memberikan pengalaman yang mudah dan menyenangkan di tenggorokan. Penggunaan VG yang lebih tinggi umumnya digunakan pada liquid Freebase.

Penggunaan Kandungan PG Liquid yang Tinggi

Penggunaan liquid dengan kandungan PG yang tinggi akan memberikan sensasi vape yang lebih kuat dan tajam di tenggorokan. PG tidak memberikan rasa manis, tetapi lebih fokus pada sensasi yang kuat di tenggorokan. Kadar PG yang tinggi juga dapat menyebabkan dehidrasi dan mulut kering, serta dapat menyebabkan iritasi tenggorokan.

Meskipun demikian, kandungan PG yang tinggi bekerja dengan baik dalam alat vape yang memiliki daya rendah. Namun, jika menggunakan alat vape yang kuat dan didesain untuk menghasilkan uap yang banyak (cloud chasing), perlu berhati-hati karena penggunaan liquid dengan kandungan PG yang tinggi mungkin tidak cocok dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Liquid vape dengan kandungan PG yang tinggi cenderung menghasilkan uap yang lebih kecil dan tipis. Dalam hal ini, vape akan menghasilkan uap dengan cepat. Oleh karena itu, liquid dengan kandungan PG tinggi cocok untuk pengalaman vaping yang lebih halus, namun mungkin kurang cocok untuk vaping yang intens. Liquid yang umum digunakan ialah yang berjenis Saltnic & Liquid Pods Friendly.

Kesimpulan

Itulah informasi menarik mengenai PG VG liquid. Kedua kandungan ini memiliki rasa, aroma, dan sensasi yang berbeda. Namun, kombinasi yang tepat dari kedua kandungan ini akan menghasilkan liquid vape yang sempurna. Jika Anda sedang mencari produk liquid vape berkualitas premium, Anda dapat mengunjungi website emkay.id. Emkay sebagai produsen liquid vape menyediakan berbagai varian rasa terbaik sesuai dengan selera Anda dan pastinya menggunakan bahan-bahan yang premium

Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi umum. Penting untuk selalu mengikuti petunjuk penggunaan dan keterangan produk yang tertera pada kemasan liquid vape yang Anda gunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *